Tidak Elegan Seperti Kelihatannya
Genre : Comedy, and daily
Malam ini buka laptop niatnya mau ngelanjutin buat proposal, padahal udah aku paksa untuk buat proposal, tapi pikiran sedang tidak ditempatnya, alhasil jadi bingung mau nulis apaan. Makanya aku coba deh ceritakan hal yang buat aku mood aja, kali aja habis nulis ini, ada semangat lagi buat nulis proposal.
Btw malam ini aku lagi sakit, mungkin akibat banyak pikiran, tapi aku bersyukur sih banyak sahabat-sahabat yang perhatian, gegara ini nih aku jadi ingat kelakuan konyol mereka, yang sumpah upnormal banget coy, kadang tingkah mereka tuh diluar dibatas normal lah.
Jadi aku tuh punya temen deket namanya
Laberta Leni Elaine (Panggilan nya Leni, lenay, lenong),
Rosa Selly Rahayu (Panggilannya Oca)
Tiap sama mereka nih bawaannya aku ngucap Astagfirullah terus sih, ada positif nya sih, aku jadi berpahala karena ngucap astagfirullah terus, biar lebih jelas, sini deh dekat-dekat, biar aku ceritakan.
Diawali dengan
Laberta Leni Elaine
klik 2x untuk video
Aku kenal dia tuh udah lama banget, dari semester 1 sampai sekarang, aib-aib dan sifatnya aku tau semua dah, sampai galeri hpku penuh muka dia aja, dia lagi, dia lagi. Tiap ketemu sama Leni nih, emosi eh aku, pengen marah aja bawaannya. Kayak gini nih
Waktu itu aku sama Leni hangout barenglah foto-foto di Kraton Solo, habistu kami dudukan dialun-alun utara Kota Solo, sambil nyemil dipinggir jalan. Kami nggak naik motor, pakenya gocar. Karena kami bawa uang yang limited alhasil biaya transport harus dipikirin nih, takutnya aja kebablasan habis buat nyemil doang.
![]() |
| Depan kraton |
Obrolan kala itu
"Len, coba cek gocar, kena berapa kalau pulang?" Kataku
"20 Bung" Kata Leni
"Uang ku sisa 15 ribu nih, kamu ada 5 ribu nggak?"
"Nggak ada Bung"
"Nah loh kayak apa ni handak bulik?, uang nya nggak cukup"
"Aku nggak punya 5 ribu bung, aku adanya 12 rb"
"Allahuakbar, nggak salah sih len, sumpah nggak salah sih"
Bukan cuman itu aja
![]() |
| Nyaman lok len WiFian wkwk |
Waktu itu Leni lagi YouTubean dikostku, tiba-tiba dia ngomong sendiri.
"Bosan taulah suruh subscribe terus, orang aku udah subscribe"
"Kenapa Len?"
"Ini nah, masa dia minta subscribe terus, padahal udah ku subscribe"
(Btw kalau kalian penonton aktif youtube pasti paham banget, intro video kayak Chanel Youtubenya Calon Sarjana pasti di awalnya ada ngomong gini "Mari kita sama-sama membangun chanel ini dengan klik tombol subscribe", nah untuk sebagian orang kan yaudahlah, tapi kalau Leni benar-benar bakal di subscibe, biar dia nggak minta lagi)
Pernah juga pas lagi makan rame-rame
"Gengs, Wali tuh sembilan kah?" Kata Leni
"Haa gimana Len" Kata Ais
"Wali tuh sembilan kah?" Kata Leni
(Aku nyadar disitu, dan langsung ngakak)
"Wali songo kah len hahaha, Songo itu baru sembilan, bukan wali nya"
"Hahahahaha" Kami semua ketawa
"Udah lama loh Len dijawa masa nggak tau"
Dia juga Ratunya PHP
![]() |
| Awalnya dia yang niat bet dah |
![]() |
| Dia mulai ragu |
Tiba-tiba entah kesambet apa dia ajakin aku ke pantai dan ke pinus. Dan gilanya lagi, mau otw jam 2 malam biar sampai sana bisa lihat sun rise. Yaudah lah yaaa, aku ngikut aja, akhirnya malam itu aku nginep di kost nya Oca (Kost oca 24 jam).
Akhinya aku sama Leni bemalam ditempat Oca, dan ngerubah planing untuk ke Yogja, pas mau tidur Leni yang pasang alarm
"Len, entar bangunin aku ya, aku nggak buat alarm soalnya"
"Iya bung, jadi jam 5 kah?"
"Kepagian len, jam 7 aja, biar ke stasiun jam 9nan"
Dan paginya
"Len jam berapa ini"
"Jam 8 lewat ini Bung"
"Kok nggak bangunin aku?"
"Kamu dengarlah alarmku Bung?"
"Enggak lah"
"Sama aku juga nggak"
"Astagfirullah Len, dari semalam loh php, trus ini kita liburan di kost oca lah ceritanya"
Akhirnya ujung-ujungnya kami ke Mall doang, akibat Leni nih.
Kadang dia baik, tapi suka nggak berfaedah, kayak waktu itu
Waktu itu rencana nya kami mau sewa motor, aku mau ada urusan kepenjahit baju, beli baju dan mau ke ATM, sedangkan Leni mau ambil paket.
Tiba-tiba dia dapat pinjaman motor, trus chat aku gini.
Leni yang joki motor, tujuan pertama ke ATM, sambil menuju ATM depan kampus aku ngomong diatas motor.
"Trus Len, entar motor siapa yang bawa?"
"Kan ini minjem Bung, orangnya mau make"
"Lahhh terus ngapain ngajak aku keluar, cuman buat antarin aku ke ATM, faedah banget sumpah"
Waktu itu aku sama Leni lagi duduk dibalkon Wima lantai 2 sama Oca juga.
klik 2x untuk video
"Ah aku mau sambil kerjakan proposal dulu" Kata Leni
(Sambil dia buka tasnya dan ngeluarkan Laptop, waktu itu aku main Instagram).
(Nggak lama aku lihat leni nutup tasnya tanpa ada laptop dimeja)
"Len, katanya mau kerjakan proposal?" Kataku
"Oh iya, makanya aku tadi mikir, ngapain aku buka laptop, makanya kumatikan aja" Kata Leni
"Hahahha faedah Len" Kata Oca
Pernah juga waktu itu kami rencana makan Mie sedap cup (Leni pencinta Mie sedap) bareng dikostku, aku yang disuruh beli mie dan lain-lain.
Dan aku tuh orangnya suka apa-apa ada firasat gitu, pas mau keluar kok firasat nggak enak ya? Jadi aku pake masker aja ke redplam (minimarket sebelah kost).
"Len taulah, tadi aku sebelum keluar ada firasat nggak enak, jadi aku make masker, kali aja ketemu orang lain yang malas kutegur"
"Iya kah Bung? siapa siapa" Kata Leni
"Kamu lahhh, buruk memang nasipku, begitu buka gerbang lihat kamu Len Hahaha"
"Jahat Bunga ni (Bahasa andalannya leni)"
"Emang bener og"
Ini anak kalau ngomong sama aku penuh emosi eh, urat-uratnya tuh keluar semua, tapi kalau sama orang lain sok imut hahaha, aslinya nggak gitu padahal. Bingung mau menjabarkan apalagi eh, saking banyaknya nah.
Rosa Selly Rahayu
![]() |
| nemanin oca galau di Tawamangu |
Kalau ini anak unik juga, dia tuh jadi binggung jelasinnya gimana, suka bingung aja, kok ada orang kayak gini nah.
"Sek Bung, aku mau beli bakpao dulu"
"Ca, aku nitip pisang hijau (sambil kasihkan uang 5 rb), aku tunggu ditempat makan ya, entar nyusul"
-2 Menit kemudian-
(Dia jalan menuju kearahku sambil bawa 2 bakpao, dalam hati ni ngomong "sudah ku yakin ini bakal terjadi eh")
"Ca, kok beli bakpao, aku kan nitip pisang hijau" Kataku
"Hahah, pantas Bung, tadi pas aku pesan bakpao, aku bilang ke Pakleknya ("Pak bakpao pisang hijaunya satu"), trus lok Bung, Pakleknya bilang ("apa mba?") ya aku ulangin lagi deh Bung ("Bakpao pisang hijaunya pak")
"Hahahah ngakak ca, ituloh masa kamu nggak sadar, di otakmu udah mikir es pisang hijau padahal"
"Nah makanya itu eh, pantas aja tadi ada yang kurang, tapi nggak sadar"
"Trus ini kamu belikan aku rasa apa"
"Kacang hijau Bung"
Pernah juga pagi-pagi
Kartu ujiannya ada sama aku, waktu itu oca ada ujian matkul pilihan, karena aku nggak ambil matkul itu, jadi aku nggak ujian. Pagi-pagi dia datang kekost, posis aku nih masih tidur, eh kebangun, bukakan dia pintu kost, dan langsung aja tuh aku kasih kartu ujian.
Niatnnya sih aku pengen tidur lagi, tapi kok ada firasat nggak enak ya?
Dalam hati aku ngomong gini
Ah, masa sih aku salah kasih kartu, nggak mungkin lah ya
Akhirnya aku memutuskan untuk ngecek kartunya, dan Jeng jeng
Firasatku benar
![]() |
Kuis dadakan
Aku tuh kalau dikost, suka banget tiba-tiba kasih pertanyaan nggak jelas, salah satunya.
"Ca, ca menurutmu lebih baik angkat anak, atau angkat kucing"
"Kucing lah ringan" Kata Oca
"Bukan itu, maksudku adopsi hahaha"
"Bilang dong, tadi kamu sih bilangnya angkat, ya kalau disuruh angkat mending angkat kucing, nggak berat"
Oca tuh suka pasang kode aneh
"Ca, makan apa kita, aku ngikut aja"
"Aku juga Bung, kamu pengennya apa?"
"Aku terserah aja, fleksibel"
"Jauh atau dekat nih?"
"Kalau jauh emang dimana?"
"Ada SS, bakso, atau ayam bakar"
"Yaudah, dipikirin dulu, aku kekost taruh tas"
-Setelah taruh tas dan ganti sandal, aku tanya lagi-
"Gimana ca, mau makan apa?"
"Terserah bung, ada SS, banyak lah"
"Yaudah Ca, SS aja, kamu dah bilang SS 3 kali, waktu di kelas, dijalan, disini"
"Hahaha, peka banget Bung"
Kami sebenarnya mirip-mirip, Leni tuh anaknya lola, Oca tuh nggak nyambung, Kalau aku nggak fokus.
Leni dan Oca sering marahan nggak jelas, cuman gegara mereka diskomunikasi, maksud mereka tuh sama, cuman cara bahasanya beda.
Kayak gini nih.
Pernah juga mereka ni lagi ngobrol sambil jalan gitu, ada aku juga.
"Jalannya nanjak ya?" Kata Oca
"Iya nah, kalau sakit nih suka manja" Kata Leni
"Iya len bener" Kata Oca
"Sek-sek tadi kamu bilang apa ca?" Kataku
"Jalanan nya nanjak" Kata Oca
"Trus kok Leni bilang manja? Trus kok kamu sahutin juga Ca"
"Aku iya-iya aja Bung hahaha"
"Hebat ya, beda yang dibahas tapi bisa sahut-sahutan" Kataku
"Iya untung ada kamu Bung, jadi penengah"
Saking mereka berdua nggak nyambung ni, Oca pernah bilang gini ke Aku
"Bung, entar kalau aku KKL sama Leni di Apotek terus kami diam-diaman, tolong tengahin ya, takutnya aja, sebenarnya nggak ada masalah, cuman gegara kami nggak nyambung, jadi ada masalah"
"Hahaha yaaa lagian, kalian tuh aneh, bisanya nah nggak ada masalah tapi musuhan hahaha"
"Itu sudah"
Tapi ada sih hal memalukan parah, waktu itu aku sama Oca lagi ditempat aksesoris, jual buku, yaa kebutuhan sekolah dan ceweklah.
Tiba-tiba Oca bilang gini
"Eh Ibuuuuuuu (Sambil salim keseorang ibu-ibu)" Kata Oca
(Aku juga sambil ikutan salim, karena aku menghormati kenalan oca).
Habis salim, Oca narik aku pergi agak jauh dari ibunya, dan aku disuruh nunduk. Sambil bisik-bisik dia bilang
"Siapa itu Bung?" Kata Oca tanpa dosa
"Kok nanya aku, emang kamu nggak kenal?" Kataku
"Enggakkk Hahahah, apa itu dosen kita ya?"
"Bukan lah Hahaha"
"Kayak mana nih Bung, malu aku mau berdiri lagi"
"Aku lebih malu" Kataku
Kalau dilihat Instagramnya Oca tuh, seakan-akan dia nggak alay, tapi jangan salah
"Alay nya nah Ca buat story WA"
"Gpp Bung, yang lihat cuman kamu, bapakku, mamaku, sama Stakhis hahaha"
"Untuk apa ca, untuk apa aku dilibatkan"
Sampai-sampai
"Ca, kamu nih 12 jam dikost ku bosan taulah, awas aja kalau gabut tiba-tiba telpon aku"
-Malamnya, lagi asik nonton YouTube, dia VC aku-
"Hallo Bungaaaa" Kata Oca
"Astagfirullah, kenapa lagi Ca, bosan taulah, beapa kam ni pake VC segala" Kataku
"Hahaha, Bung lagi apa?" Kata Oca
"Duh unfaedah banar nah" Kata ku
"Aku habis jalan bung"
"Aku habis jalan bung"
"Trus adsense buat aku tuh apa?"
"Gpp, biar kamu nggak kesepian aja"
"Matikan dah matikan"
Kami ber 3 juga pernah ke Luwes Nusukan
(Bagi yang nggak tau luwes, luwes itu Supermarket gitu, banyak cabangnya dimana-mana, kalau versi Samarinda tuh Eramart lah).
Jadi didepan luwes itu ada orang jual kue pukis, dari awal udah kepengen banget makan itu. Akhirnya pas pulang kami beli 2 (satu tempat isi 5/6 gitu, lupa aku). Kebiasaan oca itu, suka makan makanannya dulu baru bayar.
Misalnya gini
Waktu makan di warung Bu Harjo, Oca selalu bilang
"Bung ganjel dulu, makan gorengan (sambil dia cemilin)"
Baru deh dia pesan makanan.
Nah kasus yang ini serupa, jadi dia dah buka bungkus makanannya, dan dimakan langsung, kami mikirnya
Oh pasti Oca dah bayar
Trus kami cari makan dekat situ, ada jual soto, sambil cemilin kuenya. Pas lagi bahas hitung-hitungan kami bingung, harus bayar kesiapa ternyata belum di bayar, hedehhh Ca Ca
Aku sendiri orangnya suka nggak fokus eh
klik 2x untuk video
klik 2x untuk video
klik 2x untuk video
Pas diperpus
"Ca kunci loker dimana ya?"
"Sama kamu Bung"
"Nggak ada eh"
Pas dilihat dilokernya, ternyata belum aku cabut.
Habis dari kampus, oca ke kostku, sama weni. Waktu mau buka pintu eh ternyata lupa aku kunci, padahal kuliah seharian, parahnya lagi pas masuk kamar, setrikaan lupa dicabut.
Atau kadang aku tuh salah mulu lihat jadwal, sampai kampus zonk.
Pernah satu waktu aku nggak tau info grup nih, gegara Line aku terlock. Seharusnya kelas kami digedung A 2.1, tapi pas aku kesana dipake buat acara. Akhirnya aku lihat dipengumuman didepan pintu, ruangannya di ganti, di B 2.2, sampai sana kok adek tingkat yang masukin kelasnya. Jadi aku mutarin gedung B, hasilnya zonk.
Waktu itu aku lihat mangsa
"Dek, dek thetringin dong" Kataku
"Aku pake wifi kak"
"Yaudah dek chatkan nomer ini dong"
-Isi chatnya-
"Intan ini aku Bunga, kita gedung apa?'
"Aku ditaman Bung, hari ini libur, aku dah terlanjur kekampus"
Akhirnya aku datangin Intan ditaman, hari itu waktu udah menunjukan 07:25
Dalam hati aku bilang
"Oca nih nggak bagi-bagi info, pasti dia dah tau kalau libur"
(Eh nggak lama dia muncul, dari arah gedung A manggil aku)
"Bungaaaa, gedung apa kita?" kata Oca
"Libur Ca, libur, nggak buka Line nih"
"Astaga, padahal udah disempatin nggak mandi, kekampus, malah kosong"
"Hahaha, aku kira kamu hiananti aku Ca, diam-diam nggak bebagi info, soalnya ini dah lewat 25 menit eh"
"Halah yo, aku aja baru bangun, cepat-cepat kesini" Kata Oca
"Tapi kok aneh ya, yang nggak baca grup cuman kita bertiga aja"
"Kutukan ini ca, kita salah jadwal mulu"
Eh pernah juga suatu waktu ada moment nih, habis dies natalis kampus.
Waktu itu hari sabtu kami nggak masuk kuliah, ternyata kuliah, hedehhhh.
Btw walaupun sifat mereka gitu, agak-agak tidak normal, tapi yang buat aku salut adalah Kami semua tidak memiliki rasa marah, jadi ya santai aja, selalu berpikiran positif. Dan satu lagi, mau itu Leni, Oca, Aku, (Kami) sangat pandai menyembunyikan masalah sebesar apapun, dan tidak menceritakan hal yang dirasa tidak perlu orang tau. Jadi bisa aja ni didepan kami dia ketawa-ketawa, padahal hatinya sakit, atau ada masalah. Kita taunya pas kejadiannya udah lama banget, baru diceritain.
Dan hal paling so sweet itu saat salah satu dari kami sakit, bakal panjang kalau aku ceritakan. Ini aja dah panjang banget ya, bisa ditulis jadi novel.
Ada cerita super ngakak juga waktu dulu Leni sakit, nantilah kapan-kapan aku ceritakan, kalau mood wkwk.
Ada cerita super ngakak juga waktu dulu Leni sakit, nantilah kapan-kapan aku ceritakan, kalau mood wkwk.
Nah sekarang aku mau tidur dulu deh (01:42), besok aja deh nulis proposalnya, makasih kalian yang udah baca.
Bonus
klik 2x untuk video
klik 2x untuk video































Comments
Post a Comment
Komentar dong, aku mau tahu ni perasaanmu setelah baca tulisan ini