Puisi Bunga Untuk Siapa?

   Ini Blog yang aku tulis dan terus aku edit dalam kurun waktu 2 bulan. Karena banyak pertimbangan jadi aku edit ulang biar sesuai tema dan orang yang dituju. 


Perkenalkan dia teman baikku

   Aku mengambil banyak hal positif dari dia. Setelah kepergian dia, pikiranku banyak dipenuhi dengan puisi, makanya aku tuangkan ke dalam blog ini. Bukan bearti aku masih rindu dia, atau mikirin dia nggak kok, nggak sama sekali, aku nggak ada maksud apa-apa. Cuman tiap kali aku mengalami patah hati, selalu aja energi itu aku tuangkan dalam tulisan, dan inilah bentuk karyaku.
Di kost tercinta

Malam ini aku iseng buka note di Handphone ku, lalu aku menyadari, ada bagian sisi dari diriku yang menunjukan jati dirinya dikala telalu sedih, bahagia, dan kecewa dan biasanya berlangsung saat tengah malam. Aku sempat bingung dan menyakinkan diriku sendiri "Ini aku yang tulis?". Yang aku tau, selama ini aku bukan orang yang romantis dan pintar untuk mengutarakan rasa, jadi melalui tulisan ini, aku akan membagikan kisah hidupku dalam bentuk "Puisi Bunga Untuk Siapa?"



Pemikiran (Ego)

Lucu bukan?
Ketika kita berpikiran A
Tapi takut dia berpikiran B
Padahal bisa saja dia juga berpikiran A

Lucu bukan?
Ketika kita ingin memulai
Tapi takut dia berhenti
Padahal bisa saja dia juga ingin memulai

Lucu bukan?
Ketika kita memperbaiki 
Tapi takut dia merusaknya
Padahal bisa saja dia juga sedang memperbaiki

Lucu bukan?
Kita terlalu memperdulikan dia
Padahal dia juga memperdulikan kita
Namun berpura-pura acuh

Lucu bukan?
Pihak A merasa menyakiti B
Pihak B merasa menyakiti A
Jadi pihak mana yang lebih merasakan sakit

Lucu bukan?
Jika sudah menemukan jalan keluar
Namun enggan untuk mengejar cahaya
Hingga sang gelap datang kembali

Lucu bukan?
Jika dulu sedekat nadi
Kini sejauh matahari
Terus saja mendewakan ego masing-masing



Memory Lama

Berjalan berlawanan arah
Bertukar pandang namun tidak saling mengenal
Dari tatapan persekian detik itu
Mampu membuatku sabar untuk bertemu di kemudian hari

Terkadang
Berjumpa hanya sekilas
Bertatap hanya sesaat

Tak masalah bagiku
Karena dengan melihatmu saja
Aku sudah cukup beruntung



Cerita yang berbeda

Mungkin akan berbeda ceritanya
Jika meminta maaf langsung
Dan menyelesaikan nya saat itu juga



Aku Mendeskripsikan seorang Bunga

Bunga..
Introvert
Intuition
Feeling
Perception

Seseorang yang lebih memilih menyendiri
Tetapi memiliki hubungan yang berharga
Dengan orang terdekat
Terutama dengan kamu



Teruntuk Penikmat Senja


Kamu mengajarkanku
Bahwasanya alam lebih indah dibanding mall dan cafe
Sederhana dengan versimu

Aku dan kamu suka ketenangan
Aku dan kamu suka kenyamanan

Aku seorang yang introvert
Namun bila bersamamu
Aku menjadi ekstrovert

Tidak peduli apapun sebutannya
Embun ...
Senja ...
Rimba ...
Apapun namanya

Keinginanku tidak muluk-muluk
Cukup kamu mengajakku keluar dari zona nyaman
Aku akan selalu ikut denganmu



Ambisi Ini Aku yang Merasakannya

Masalah fana tentu saja sementara
Bisa dibilang

Kita ini terlalu berambisi
Terlalu meninggikan ekspektasi

Hingga lupa
Disini akulah pihak yang merasakannya



Senja

Dulu  aku suka senja
Sangat suka
Sekarang
Aku harus berfikir beribu kali
Untuk menyukainya



Suara Paling Indah

Suara hembusan angin yang melewati dedaunan?
Benar, namun kurang tepat
Bagiku
Suara tawa canda kita
Sangat indah
Aku merindukannya
Sangat rindu



Sifat Labil

Ku wajarkan saja jika masih sering berubah-ubah
Ku wajarkan saja jika masih banyak pilihan
Ku wajarkan saja jika masih terlalu cepat
Ku wajarkan saja jika masih kekanakan
Itulah alasanku
Membiarkan kamu pergi
Karena dari awal
Aku sudah mewajarkannya



Kata Hati Waktu Itu

"Tapi umur kita sama"
"Emang kenapa"
"Gpp
(Ego kita sama)
Terbukti kan sekarang



Teori Gerak Brown

Semakin dekat matahari
Semakin dingin suhunya

Erat sangat erat
Semakin tinggi
Anehnya terasa hangat



Kota Solo

Aku baru tahu jika Kota ini bisa jadi spesial
Biarkan udara malam mengambil alih
Hanya menaiki motor
Tanpa menggunakan helm
Saat itu..
Es kelapa
Sudah memberikan jasa
Hingga pukul 22:24
Aku tidak ingin pisah



Jago Acting

Kamu tidak pandai berbohong
Aku seseorang yang mudah dibohongi

Didepan orang lain aku mahir beracting
Menyembunyikan semuanya

Di depanmu
Aku adalah seorang pemeran yang gagal
Makanya jika tiba-tiba berpapasan denganmu
Aku lebih memilih menghindar
Karena semua tergambar pada wajah



Arah Mata Angin

Dari mana kamu bisa tahu timur, barat, selatan, utara?
Mudah saja bagimu mengetahui arah
Tapi sulit bagiku
Kenapa?
Karena?
Cuman kamu yang tau



Kata yang Benar

Terhalangi?
Bukan, tapi terlindungi

Perpisahan?
Bukan, ini bukan akhir perpisahan

Suka bingung mana kata yang benar



3 Hal Menyiksa

Hal yang paling tidak bisa aku tahan ada 3
1. Ngantuk
2. Lapar
3. Rindu

Dan belakangan in nomer 3 adalah hal yang teramat sulit tuk ditahan




Note :

"Aku itu orangnya suka penasaran, baru bisa tidur kalau udah tau jawabannya" Kataku
"Bearti kalau belum dapat jawabannya nggak bisa tidur"
"iyaaa"

Jadi "Puisi Bunga Untuk Siapa?"
Kamu tau kok

Alur cerita ini lengkapnya, klik (INI).




***


Edit : 04/12/2018 (20:39)
Saat ini kota Solo sedang hujan



Jangan GR

Aku tidak pernah membencinya
Namun jika kamu bertanya padaku

Apakah aku ingin berjodoh dengannya?
Jawabanku tentu Tidak

Karena setiap kali aku berdoa untuknya
Aku berkata pada Tuhan
"Jadikan dia orang baik dan jangan jodohkan dia denganku"




Kapan Main ke Solo

Ngerasain makan dipinggir jalan
Duduk lesehan
Sambil  melihat kendaraan yang berlalu-lalang
Ditemani segelas es teh
Bercengkrama kecil membahas hal-hal dimasa depan
Tanpa rasa gengsi
Hanya memakai sendal jepit
Dan membawa uang secukupnya
Lalu angin malam menghantarkan perasaan syahdu
Beratapkan langit gelap
Hanya segelintir lampu jalan yang menjadi saksi
Bahwa kota Solo setiap sudutnya
Bisa menjadi sejarah



Singkat

Paling nggak tahan dingin
Tapi gimana dong?
Aku nyaman

Mataku selalu merah kalau kena angin
Tapi gimana dong?
Aku tetap suka



Rahasia Besar belum tersampaikan

Aku punya teori konspirasi sendiri
Tapi kamu nggak tau
Aku beruntung malam itu kamu menolak tuk bertemu

Teruslah menjadi tidak tau
Agar kamu tetap membenciku
Karena itu tujuanku menciptakan konspirasi ini




***


Edit : 05/12/18  (14:11)

Solo hujan lagi, padahal baru aja jemur jas Lab.



Konspirasi Setan

Kamu sempat berkata 
"Tuhan aku ingin hijrah"
Kemudian..
Entah dari mana
Seseorang yang sudah lama diidam-idamkan datang

Sempat hadir sesaat
lalu pergi dan menyakiti
Kemudian kamu berdalil bahwa itu cinta
dan tetap menetapkan hati pada dia

Padahal kamu tidak tau
Ketika kamu berkata ingin hijrah
Setan membuat skenario antara kamu dan dia
Dengan berpondasikan
"Atas nama cinta"
Yang sebenarnya datang bukan dari Tuhan





***


Edit : 10/12/18 (21:55)
Fiersa Besari ft Tantri - waktu yang salah

Pergi saja engkau pergi dariku
Biarku bunuh perasaan untukmu
Meski berat melangkah
Hatiku
Hanya tak siap terluka



Note : emang nggak siap sebenarnya



***



Edit : 14/12/18 (16:23)
Solo hujan lagi, hari ini aku nggak masuk matkul, jadi aku titip absen aja hahaha

Hanya mirip

Satu hal yang membuatku jengkel
Kehadiranmu sudah tidak disini

Tapi orang yang mirip denganmu selalu disini
Sekilas mirip
Sekilas tidak




Note :
"Ca, itu mirip kakak yang kemarin ya?" kataku
"Iya mirip, tapi yang ini hitam, yang dulu putih" kata Oca
"Tapi sekilas mirip lok?"
"Iya, dikit. Nggak usah dilihatin terus, ntar kamu suka"
"Nggak lah, malahan malas lihatnya, cuman heran aja kok bisa mirip"



***


Edit : 21/12/18 (16:45)


Dia Menoleh Kebelakang

Hanya berjarak beberapa langkah 
Namun tidak dapat beriringan

Dia menghentikan langkahnya
Dan aku tetap melanjutkan langkahku

Satu moment
Satu kisah
Sudah tercipta



***


Edit : 21/12/18 (21:28)


Future 
I


Suatu saat nanti
Akan aku pastikan
Jantungmu
Akan berdetak seperti dulu



Future
II

Akan aku pastikan
Jantungku berhenti berdetak
Sebab
Bukan kamu lagi



Future 
III

Jika masa itu tiba
Tanyakan pada dirimu
Apakah saat itu aku berbicara jujur?
atau
Saat itu aku berbohong?
Mudah bukan






***


Edit : 09/01/2019 (23:35)

Seharunya sih malam ini aku belajar buat UAS, tapi kok mager yo.


Udara segar

Ada yang pernah bilang
Gorengan di Tawangmangu itu beda

Ada yang pernah bilang 
Minum kopi di Tawangmangu itu lebih enak

Sebentar lagi
Bersabarlah wahai rutinitas



Kebiasaan Siapa?

Aku tidak pernah paham
Kenapa dia selalu mengadahkan kepalanya ke langit
Sampai suatu saat aku ikuti
Ternyata begini rasanya




Angkuh

Bagaimana rasanya menjadi sempurna
Dan selalu benar?
Coba ceritakan


Duri

Tertawa dalam rangka berduka


Hahaha

Hal lucu yang kini selalu aku tertawakan
adalah
Masa lalu


Ketikan kata

Ada hal yang sulit disampaikan
Ada banyak kata yang terbesit
Ada hayalan yang masih bermimpi
Ada jarak yang tak terdeteksi

Ketikan ini
Dilandaskan oleh perasaan jenuh
Dilandaskan perasaan mencengkam
Dilandaskan keterpurukan
Dilandaskan rasa muak

Suara ketikan mendominasi ruangan
Suara hening malam melewati telinga
Suara hati bersautan di dalam raga
Suara detak itu memudar

Hanya kalimat
Hanya kata
Yang berteman denganku
Sangat egois


Fakta tentang manusia

Menggunakan modus yang sama
Mencari celah masuk
Bernegosiasi antar otak
Memutar kendali hati
Bercengkrama sengit
Mencapai titik temu




***


Edit : 11/01/2019 (22:05)
Pasti sudah, tiap belajar buat ujian, ngantuknya tingkat dewa.


Kebiasaan

Rutinitas  tanpa kamu
Tenyata menyenangkan


Risiko

Awalnya ku kira sulit
Nyatanya
Semudah itu


***



Edit : 18/01/2019 (22:59)
Tadi solo hujan, KKL rasa sendu


Lampiran

Meninggalkan dan ditinggalkan
adalah perihal rasa


Gema

Aku berbicara disini
Lalu dari seberang sana
Terdengar jawaban


Introvert

Bukan kekurangan teman
Pergaulan tetap jalan
Hanya lebih selektif
Karena
Serigala era sekarang
Bulu dombanya semakin tebal



Puri Saraswati

Saraswati...
Tolong jaga rahasia
Tentang dua anak kecil
Sekumpulan wanita
Dan seseorang bercelana pendek
Ku yakin, bangku pun memendamnya



***


Edit : 24/01/2019 (20:50)
Solo lagi musim hujan, anehnya tiap hujan, kepalaku selalu dipenuhi puisi-puisi. 

Jaket

Solo lagi hujan
Apa disana juga?
Bahkan, kata "disana" pun aku tak tau dimana
Kamu sekarang dimana?
Bagaimana kabar jaketmu?


Aku Tidak Pandai Berbohong

Tiap semua ketikanku
Aku tidak berbohong

Jika kamu merasakan hatimu tersentuh
Percayalah, bahwa
Semua ketikan ini, aku menulisnya dengan hati
dan pikiran yang berusaha menahan

Jika kamu merasakan ritmenya
Percayalah, bahwa
Semua ketikan ini, aku telah memberikan rasa
dengan pikiran yang menolaknya

Jika kamu merasa bahwa tokoh utamanya "Kamu"
Percayalah, kamu tidak salah orang



Kenangan Hujan

Dulu aku punya  kenangan buruk tentang hujan
Entah kapan, kenangan itu memudar sendirinya
Kini tiap hujan,
Bukan hal buruk lagi yang kuingat
Tapi suara rintik air yang jatuh, 
dan ikan koi yang berenang


Melamun

Tiap bosan aku tidak sadar melamunkan ikan koi
"Kok bisa?"
Kujawab "Nggak sadar"
"Pengen melihara satu dikost, nanti ku namai kucing"
Responmu hanya tertawa


Buat Buku

"Kenapa nggak buat novel"
Katamu waktu itu
Ku jawab
"Nulis apaan memang? nulis tentang kamu?"
"Hahahaha iya"
"Kalau kamu berkonstribusi besar dihidupku, baru aku tulis"
tulisan ini, salah satu wujud konstribusimu


Cara Bahagia

Mudah saja
Tinggal bawa kamu kehutan
Lalu lepaskan


Mari Bertetangga

Sebelumnya aku sudah bilang
Hanya sekedar bertetangga
Lalu kenapa kamu menaruh harapan lebih
dengan kata
"Kok tetangga?"



Amin

Kataku "Aminkan dong"
Katamu "Iya Amin, tapi kok maksa sih?"
Kataku "Tapi barusan terasa nggak dipaksa"



Tower

"Rumahku dekat tower" Kataku
Kamu ingatkan kelanjutannya?
Karena kamu cukup pintar dalam hal mengingat



Tidak peka

"Kamu kedinginan?" Katamu
"Nggak, kenapa tanya mulu?" Kataku
"Nggak apa, kalau nggak tahan dingin, kita bisa pulang"
"Misalnya aku kedinginan, gimana cara kamu hangatin aku"
"Gampang, Aku bakar hahaha"



PDKT

"Gimana kamu tau kalau orang mau PDKT" Tanyamu
Kujawab "Gampang, contohnya kayak gini nih"



Asap Bakaran

Perlahan kamu menjauhi asap
"Bearti kamu nggak ngerokok kan?"
"Nggak kok"
"Idaman
"Idamannya siapa?" Katamu
"Hahaha"



Suwun

Terimakasih, udah pernah mengajari bahasa jawa



Jingga

Yang aku dengar saat itu suara nyanyianmu 
(Fourtwnty- Fana merah jambu)

Yang aku lihat saat itu langit orange diketinggian 1800 MDPL

Yang kamu ucap saat itu,
"Senja kalau dilihat-lihat bukan cuman warna orange, tapi semua warna ada"

Yang aku rasakan saat itu,
"Mungkinkah suatu saat aku dan kamu menjadi sosok yang tidak saling kenal, tidak bertegur sapa, dan kembali asing"

Kupandang jingga,
"Jika benar akan asing, tolong percepat jingga, jangan terlalu lama menawan"



Ajarin

"Kamu nggak dingin" Tanyamu
"Kamu nungguin?" Jawabku


Spion

Semenjak itu, aku benci membenarkan spion
Aku benci memandang wajah dari spion



Ternyata Berbeda

"Kalau kita sama baru aku mau jawab, kamu duluan"
"Loh emang jawabannya bersangkutan kh?"


Beberapa puisi yang aku tulis hari ini, merupakan real life omong kosong dari seseorang.




***



Edit : 26/01/19
Ini bukan Bunga yang biasanya, karena Bunga yang asli tidak pandai berpuitis, aku akan muncul dengan segudang puisi saat hujan selesai melanda.

Gunung

Seseorang pernah berkata kepadaku
"Suasana alam ketika naik gunung membuat pikiran terbuka,
dan secara tidak langsung aku akan menceritakan semua masalahku"
Apa tawaran mu masih berlaku?



Ku Hitung

Berapa banyak kata "Tidak peka" yang aku hitung?
Berapa banyak cubitan yang kamu hitung?
Lebih banyak siapa?



Emosional

Ketika tengah malam
Ketika sehabis hujan
Ketika angin bertiup
Ketika udara dingin


Ajaranmu

Entah dimulai sejak kapan, aku lebih suka makan dipinggir jalan
Perasaan yang tidak bisa diduakan dengan apapun
Suara kendaraan yang berlalulalang sebagai pelengkap
Trotoar ataupun emperan toko, benar-benar tidak masalah


Hug

Saat itu dingin sudah tidak lagi terasa
Saat senggang, kau arahkan tangan kirimu ditanganku
"Kok tanganmu dingin, kamu gpp"
"Nggak kok biasa aja, nggak dingin" Ujarmu
"Sini aku hangatin" Balasku
"Tapi aku nyetir, nggak bisa tangan satu"
"Yahh"
"Loh, kok yah"
"Hahahaha"


Lelucon

Jika kamu anggap ini hanya senang-senang
Kamu salah orang jika itu aku
Ini bukan lagi hal lucu yang buat kita tertawa bersama
Tersakiti sepihak?
Jujur aku tidak merasa sakit
Tapi jika bisa waktu ku ulang
Aku tidak ingin melewati stasiun radio itu



Tawangmangu

Udah sering ku ulang
Tetap saja masih nyaman
Malam ini terbayar lunas
Besok rindu lagi



Sederhana

Ajarannya masih membekas
Masih aku lakukan
Masih aku ingat
Padahal orangnya udah pergi



Lampu kuning

Aku suka suasana angin ini
Dimana angin melewati dedaunan,
dinginnya udara tawangmangu di malam hari,
hujan yang jatuh ke bumi,
suara bising kendaraan,
langit malam tanpa bintang,
dan tikar yang menjadi dudukan.

Entah kenapa, suasana seperti ini, bikin tenang, 
apalagi makan sambil membahas tentang dunia, 
rasanya nyaman banget.

Masing-masing dari kita tidak memegang Hp,
hanya komunikasi dua arah yang kita lakukan.
Semua pikiran kita terbuka malam itu.
Aku suka suasananya
Sangat suka
(Suka kamu)



Bingung

Berteman baik dengan jejakmu
Bermusuhan dengan dirimu


Terkadang ada rindunya

Bagaimana cara menulasi
Tiap hujan saja semakin banyak hutangku



Tempat ngobrol

Jarak yang cukup jauh
hanyak untuk sedekar mengobrol

Tiap udara yang hadir
seakan bersaksi

Kita pernah berbicara banyak
Sebelum tanpa suara
Seperti sekarang



Pribadi baru

Setelah kamu pergi
Aku akan lebih selektif



Ucapan

Tapi kamu seenaknya saja berucap



Lalui

Setiap tempat yang aku lalui dengan kamu
Selalu saja meninggalkan jejak

Bahkan setelah kamu pergi
Aromanya pun masih tercium



Maaf

Jika dimasa depan nanti
Kamu rindu aku
Dan mulai membaca lagi tulisanku
Lalu kamu menemukan hal yang membahas tentangmu

Dengan sangat terhormat
Aku memohon maaf
Dikarenakan tidak izin terlebih dahulu membicarakanmu
Untuk sedikit bernostalgia dimusim hujan ini

Selepas kamu membaca semuanya
Tolong jangan pernah mengulang yang dahulu
Aku tidak ingin ada hal yang menyangkut tentangmu lagi
Cukup sekian aku akhiri
Terimakasih teman terbaik

Puisi Bunga Untuk Siapa? (Bagian 2)
note :
Terantai kata

Comments

  1. Teori gerak brown
    Semakin dekat dengan matahari
    Semakin dingin suhunya

    Semakin pekat cahaya dimalam hari
    Semakin terang pandangnya
    Jadi bisa bersihin kamar mandi pake sikat gigi deh, biar lama :)

    ReplyDelete
  2. Perkenalkan namanya Terantai Kata. Manusia yang suka sekali alam, bahkan alam pun merasa tersanjung

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar dong, aku mau tahu ni perasaanmu setelah baca tulisan ini

Popular posts from this blog

Apa itu prepare?

Perkenalkan Namanya Masalah

Katakan Putus